Cara Meningkatkan Self Regulation (Pengaturan Diri)

    Apakah Itu Pengaturan Diri?

Pengaturan diri (self Regulation) adalah sebuah mekanisme yang terjadi dalam diri seseorang, baik anak-anak maupun orang dewasa untuk terlibat dalam pemikiran mereka secara disengaja dan perilaku yang sudah dipertimbangkan sebagai dorongan untuk mengelola diri sendiri. Pengaturan diri secara umum diperlukan ketika seseorang dihadapkan dengan tugas yang kompleks dan menantang, dalam hal ini, regulasi diri menekankan pentingnya tanggungjawab seseorang dan pengontrolan pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh.

Sementara Menurut Bandura, regulasi diri adalah kemampuan seseorang mengatur tingkah laku sebagai strategi yang berpengaruh terhadap performasi sesseorang untuk mencapai tujuan atau prestasi sebagai bukti peningkatan. Pengaturan diri didefinisikan sebagai proses metakognisi dimana seorang individu memeriksa dan mengevaluasi proses berpikir mereka dan menemukan cara untuk sukses. Dapat dikatakan juga bahwa, secara metakognitif, seseorang yang melakukan pengaturan diri adalah mereka yang merencanakan, mengorganisasikan, menginstruksi diri, memonitor diri  dan mengevaluasi diri  pada berbagai tahapan.

 

B.     Seberapa Pentingkah Regulasi Diri Itu?

Seseorang yang melakukan pengaturan diri adalah seorang yang  menjadikan dirinya sebagai agen yang mengatur perilaku mereka sendiri. Seorang yang memiliki kemampuan untuk regulasi diri juga dikatakan sebagai seorang yang mampu mengelola emosi, perilaku dan pemikiran dirinya sendiri. Tanpa adanya kemampuan regulasi diri, manusia akan menjadi budak dari pikiran serta emosinya.

Contoh nyatanya adalah pada seorang Siswa yang memiliki regulasi diri dalam proses pembelajaran akademik akan memperoleh pengetahuan dan mampu meningkatkan keterampilan kognitif mereka dengan menggunakan strategi-strategi metakognitif dalam menyelesaikan tugas yang diberikan kepada setiap siswa, daripada seseorang siswa yang tidak bisa melakukan regulasi terhadap dirinya sendiri. Itulah sebabanya orang yang sukses dan bahagia dalam hidup ini dipastikan dia memiliki regulasi diri yang baik terhadap dirinya sendiri. Maka dari itu sangat penting kita memiliki regulasi diri dengan baik dan terlatih.

 

C.    Bagaimana Cara Meningkatkan Regulasi Diri Tersebut?

Ada beberapa cara sederhana yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan regulasi diri, antara lain ;

a)      Mengenali dan belajar mengendalikan emosi diri, apabila kita tidak dapat mengenali emosi kita maka kita tidak akan bisa mengarahkan dan mengelola emosi kita. Mulai dari mengetahui hal-hal yang bisa membuat kita emosi dan bentuk-bentuk emosi yang sering kita lakukan. Maka dari hal tersebut kita mulai bisa mengendalikan dan mengarahkan emosi tersebut kea rah yang lebih baik.

b)      Belajar membuat jadwal serta menetapkan tempat dan  waktu yang telah disepakati, saat kita mengerjakan sesuatu yang telah terjadwal kita harus mulai menepatinya. Contohnya kita membuat tulisan akan melakukan belajar di tempat belajar degan rentan waktu mulai puku 19.00-21.00, maka kita harus bisa melaksanakannya. Dengan cara tersebut pula kita bisa mulai belajar menjadi seorang yang bertanggung jawab terhadap sesuatu.

c)      Tundalah beberapa hal yang kurang penting, dalam hal ini menunda yang dimaksud salah satunya adalah, saat kita ingin bermain,jalan-jalan ataupun berbelanja sedangkan tugas, laporan dan pekerjaan kita masih menumpuk dan belum selesai. Maka kita harus menunda dorongan tersebut untuk mengutamakan hal yang lebih penting dan di prioritaskan. Hal tersebut bertujuan untuk meningkatkan kedewasaan kita dalam lebih bisa membedakan mana hal bisa menjadi prioritas dalam hidup.

d)     Belajar dari peristiwa yang telah terjadi, terkadang tidak semua peristiwa yang telah berlalu bernilai buruk dan hanya hal yang berlalu. Justru kita bisa mempelajari sesuatu yang baru dari peristiwa yang lalu, bisa menjadikan kita belajar lebih baik dalam memperbaiki diri kedepannya.